Man ana??

My photo
Semaikan ISLAM di HATI, Tanamkan IMAN nan SUCI, Bajai Taqwa setia hari, Berbuahla BAHAGIA HAKIKI.

Friday, January 9, 2009

Korban Gaza: Mereka Membombardir Kami Saat Sedang Bersujud

0 comments


Kairo – Infopalestina: “Saat kami sedang bersujud menghadap Allah, tiba-tiba kami mendengar raungan pesawat tempur Zionis Israel yang datang dari jauh. Tidak lama kemudian pesawat-pesawat pembunuhan itu memuntahkan bom-bom ke arah kami. Semua itu terjadi dalam hitungan menit hingga masjid yang kami ada di dalamnya dihancurkan dari atas kepala-kepala kami.”

Inilah kalimat yang menuturkan kepedihan. Yang menggambarkan aksi bombardemen pesawat tempur Israel ke rumah-rumah Allah di Jalur Gaza. Kalimat itu dituturkan Ramadhan Khaled al Afsy, salah seorang dari 13 korban luka yang sampai di rumah sakit Nasher di Kairo, Mesir, dari total 36 korban luka Jalur Gaza yang berhasil dibawa ke wilayah Mesir.
Khaled (27), menuturkan sisi lain “genosida Gaza yang kedua”. Dia mengatakan, “Saya adalah satu di antara warga kamp pengungsi Nusairat di Jalur Gaza. Bersamaan dengan dimulainya gempuran Israel ke seluruh wilayah Jalur Gaza Sabtu (27/12) siang lalu, saya bersama sekelompok orang berangkat menunaikan shalat dzuhur di masjid al Zahra, sebuah masjid kecil di kamp pengungsi Nusairat.”

Dia menambahkan, “Baru saja kami memulai pada rekaat pertama hingga missil-missil pesawat pembunuhan Israel menghantam kami saat kami sedang bersujud. Saya saat itu hanya bica memohon kepada Allah agar melindungi kami semua dari segala keburukan dan mengembalikan tipu daya mereka ke leher-leher mereka.”

Dia merasa bersyukur atas apa yang menimpanya, lebih baik dari apa yang menimpa yang lainnya. Khaled menuturkan, “Tiba-tiba saja masjid sudah dihancurkan total dari atas kepala-kepala kami. Bukan hanya masjid satu-satunya. Namun sejumlah rumah warga di sekitar masjid juga dihancurkan. Nasibku agak lebih baik. Karena saya berada di dekat pintu masjid yang dipenuhi dengan jamaah shalat. Saya berhasil dikeluarkan dengan segera dari bawah reruntuhan puing-puing masjid dan dibawa ke rumah sakit. Kami, 40 jamaah shalat tertimpa masjid dari atas kepala-kepala kami akibat bombardemen Israel. Saya tidak tahu sampai sekarang, apa yang terjadi pada mereka (jamaah yang lain).”

Khaled, meskipun mengalami patah tulang di kedua pundahknya dan sejumlah tulang rusuk serta terkena serpihan rudal di pinggang kanannya, sehingga membuatnya sangat sulit berbicara, namun dia terus melanjutkan penuturannya. “Sesampainya saya di rumah sakit as Shifa di kotaGaza, saya tahu bahwa Zionis Israel menjadikan masjid-masjid sebagai sasaran bombardemennya. Saya tahu pesawat-pesawat tempur Israel menghancurkan sejumlah masjid lainnya. Di antaranya adalah masjid as Shifa di barat Gaza, masjid al Qassam di Khan Yunis, masjid Imad Aqil di utara Jalur Gaza, masjid Abu Bakar ash Shidiq di kamp pengungsi Jabaliya dan masjid al Istiqamah di kota Rafah,” tuturnya.

Khaled, yang kini dirawat di lantai empat bagian gawat darurat di rumah sakit Nasher, Mesir, dengan bercucuran air mata melanjutkan penuturannya. “Saya memiliki 9 anak. Saya tidak tahu nasib sebagian dari mereka sekarang. Meskipun salah seorang anak saya sudah menghubungi saya dan menenangkan saya soal mereka, namun saya belum mendengar suara mereka. Saya cemas mereka tertimpa bahaya,” ungkapnya sedih.

Mengenai perjalanannya hingga sampai ke Mesir dia mengatakan, “Saya tinggal di rumah sakit as Shifa di Jalur Gaza selama dua hari. Selama itu kondisi saya terus memburuk. Senin malam saya sampai di Kairo setelah diangkut mobil ambulan dari kotaGaza ke perbatasan Mesir. Kemudian mobil ambulan di perbatasan Mesir membawa saya ke rumah sakit Arisy. Dari sana saya dibawa ke Kairo karena saya sangat membutuhkan tindakan operasi cukup rumit.”
Para Dokter Menangis

Dengan suara bercampur cucuran air mata, Khaled menyerukan semua pihak segera membawa para korban luka agresi biadab Israel di Jalur Gaza ke Mesir untuk mendapatkan pengobatan. “Para dokter di rumah sakit-rumah sakit di Jalur Gaza menangir karena kengerian yang mereka saksikan dan sedikitnya kemampuan yang mereka miliki. Saya sampaikan kepada semua, rumah sakit-rumah sakit di Jalur Gaza sama sekali tidak memiliki apa-apa untuk mengobati korban. Semua penuh dengan korban luka.”
Di kamar sebelah Khaled, berbaring rekannya bernama Syukri Muhammad Riyad, yang menuturkan kondisi kerja pegawai medis di Jalur Gaza. “Saya bekerja di departemen kesehatan pemerintah Gaza di kota Rafah. Saat saya melakukan tugas mengevakuasi korban luka, kepala saya kejatuhan bagian tembok yang roboh dan membuat jaringan mata saya terputus.”
Dengan sangat sedih Riyad menegaskan, “Korban luka di rumah sakit-rumah sakit Jalur Gaza tidak mendapatkan apa-apa bahkan sekadar tempat untuk meringankan rasa sakit mereka. Kami semua berharap derita sakit itu bisa berkurang dengan pengiriman korban luka ke rumah sakit-rumah sakit Mesir dan sampainya bantuan Arab ke Jalur Gaza.” Hingga Selasa (30/12), jumlah korban luka yang sampai di Mesir baru 36 orang, sebagian besar mereka dalam kondisi kritis, untuk mendapatkan pengobatan yang semestinya.
Korban Terus Bertambah
Sejak sabtu (27/12) siang jet-jet tempur Zionis Israel membombardir seluruh wilayah Jalur Gaza. Rumah-rumah warga, masjid dan fasilitas umum menjadi target bombardemen Israel. Hingga hari keenam, Kamis 01/01/09), jumlah korban gugur mencapai lebih 420-an syuhada dan lebih 2100-an terluka, 300-an di antaranya dalam kondisi kritis.
Menteri Kesehatan Palestina Dr. Baseem Naeem sebelumnya telah menegaskan bahwa korban pembantaian terbuka yang dilakukan Zionis Israel di Jalur Gaza sejak hari Sabtu (27/12), terus bertambah banyak. Terlebih ada ratusan korban luka yang dalam kondisi kritis dan puluhan lainnya masih di bawah puing-puing reruntuhan.

Naeen menegaskan persediaan obat-obatan dan kebutuhan medis lainnya sangat kurang untuk menghadapi kondisi darurat ini. Dia mengungakapkan ada 105 jenis obat-obatan utama yang stoknya nol, 225 kebutuhan medis lainnya stoknya juga nol. Sementara itu 93 bahan khusus laboratoriam stoknya juga nol.

Naeem mengatakan 50% mobil ambulan tidak bisa beroperasi karena tidak ada gas dan bahan bakar akibat blockade. Saat ini juga sangat dibutuhkan pembangkit listrik. Naeem menegaskan semua itu sudah terjadi sejak sebelum pembantaian yang dimulai Israel Sabtu lalu dan akibat blockade Israel. Dia mengatakan, “Agresi terjadi di tengah-tengah sikap diam Arab yang membunuh dan persekongkolan dunia.”

Dia menyatakan pasukan penjajah Zionis Israel tidak hanya menggempur isntitusi-institusi dan gedung-gedung namun mulai mengempur fasilitas-fasilits sipil dan rumah-rumah warga. Ada puluhan peringatan untuk mengosongkan rumah dan ancaman kepada para penghuninya akan dihancurkan di atas kepala mereka. Dia meminta pengiriman tim medis Arab dan rumah sakit-rumah sakit lapangan untuk membantu pengobatan korban luka di saat-saat korban tiba. Dia mengimbau Negara-negara Arab untuk mengirim obat-obatan dan kebutuhan medis secepatnya dan mengganti kekurangan mobil ambulan dengan mengirim mobil ambulan yang siap beroperasi.

Pihak Mesir sendiri tetap menolak membuka pintu gerbang Rafah untuk pengiriman obat-obatan, peralatan medis serta tim medisnya ke Jalur Gaza. Mesir hanya mengizinkan pengiriman korban ke gerbang Rafah untuk kemudian diangkut ke Mesir atau Negara Arab lainnya.

Mengenai pengiriman korban luka melalui gerbag Rafah ke Mesir, Naeem mengatakan, “Ada kesulitan membawa korban ke luar Jalur Gaza. Padahal ada banyak korban luka yang sangat serius. Apapun upaya membawa korban dengan tidak aman justru membuat hidup mereka terancam bahaya. Kami masih ingat meninggalnya 6 korban luka di Arisy terakhir.”
Dia mengatakan, “Kami siap membawa korban luka kapan kondisi mereka stabil.” Dia menegaskan bahwa pemerintah Haniyah sudah meminta mobil ambulan Mesir masuk ke Gaza untuk mengevakuasi korban namun mereka menolak dengan alasan politik. Naeem mengatakan, “Siapa yang ingin membantu rakyat Palestina dalam ujian ini maka harus memudahkan sampainya tim dokter dan rumah sakit lapangan masuk secepatnya pada saat-saat sulit di Jalur Gaza.”

Menurutnya, sudah ada ratusan dokter Arab yang menunjukkan kesiapan mereka untuk masuk ke Jalur Gaza. Sebagian mereka sudah bermalam di sisi perbatasan Mesir dari gerbang Rafah berharap bisa masuk. Namun otoritas Mesir menahan mereka.

Dia menambahkan, bahkan tim medis dari departemen kesehatan Palestina sudah berada di sisi Jalur Gaza dari gerbang Rfah sejak pagi untuk menerima bantuan medis Arab, namun otoritas Mesir tidak mengizinkan mereka masuk hingga saat ini.

Naeen mengucapkan terima kasih kepada Negara-negara yang sudah membantu seperti Qatar, Arab Saudi dan Libia. Namun pihaknya kembali meminta Mesir mempermudah masuknya bantuan ini dan membuka gerbang untuk masuk tim tim medis ke Jalur Gaza. (seto)

Monday, December 22, 2008

Qanaah??!!

0 comments

QANAAH ialah kepuasan hati dengan rezeki yang ditentukan Allah. Dikatakan bahawa Allah menentukan lima perkara pada lima tempat iaitu kemuliaan pada ketaatan, kehinaan pada maksiat, kehebatan pada ibadat malam, hikmat kebijaksanaan pada perut yang kosong dan kekayaan pada sifat qanaah.

Qanaah bukanlah bermaksud hilang semangat untuk berkerja lebih keras demi menambah rezeki dan produktiviti. Malah, ia bertujuan supaya kita sentiasa bersyukur dengan rezeki yang dikurniakan Allah.

Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: “Jadilah kamu seorang yang warak, nanti kamu akan menjadi sebaik-baik hamba Allah, jadilah kamu seorang qanaah, nanti kamu akan menjadi orang yang paling bersyukur kepada Allah, sedikitkanlah ketawa kerana banyak ketawa itu mematikan hati.” (Hadis riwayat al-Baihaqi)

Abu Bakar al-Maraghi pernah berkata, “Orang yang bijaksana itu mengurus urusan dunianya dengan qanaah, urusan akhiratnya dengan bersegera, ilmu dan bersungguh-sungguh.”
Allah berfirman yang bermaksud: “Barang siapa yang mengerjakan amal salih, baik lelaki, mahupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik.” (Surah al-Nahl, ayat 97)Majoriti ahli tafsir mengatakan bahawa kehidupan yang baik di dunia ialah dengan qanaah. Sabda Rasulullah SAW yang bermaksud: Tidaklah kekayaan itu dengan banyak harta, tetapi sesungguhnya kekayaan itu ialah kekayaan jiwa.” ( Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)

Ulama sudah mengemukakan beberapa cara untuk memiliki sifat mulia ini antara lain ialah pertama, berjimat dalam perbelanjaan dan merancang perbelanjaan. Kedua, percaya bahawa dengan qanaah mendatang kemuliaan.

Sabda Rasulullah SAW yang bermaksud: “Lihatlah orang yang lebih bawah daripada kamu, jangan melihat orang yang tinggi daripada kamu, kerana dengan demikian kamu tidak akan lupa segala nikmat Allah kepadamu.” (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)

Apabila seseorang itu bersyukur dengan nikmat Allah yang dikurniakan kepadanya, maka dia tidak akan bersifat bakhil dan kedekut menghulurkan bantuan kepada orang yang memerlukan. Tegasnya, dia menjadi seorang yang pemurah dalam masyarakatnya.

Dalam sejarah umat Islam, tercatat beberapa kisah mereka yang murah hati antaranya, diceritakan bahawa Abdullah bin `Amir membeli sebuah rumah kedai daripada Khalid bin `Uqbah dengan harga 90,000 dirham.

Tiba-tiba pada malam itu, dia mendengar anak isteri Khalid menangis. Lalu dia bertanya kepada isterinya: “Apa hal mereka itu?” Kemudian dia diberitahu bahawa mereka menangis kerana rumah mereka yang dijual.

Lantas Abdullah berkata kepada pembantunya: “Pergi dan suruh mereka datang ke sini.” Selepas mereka datang lalu dia terus menyatakan bahawa ambillah rumah itu kembali dan duit itu juga untuk kamu.

Dalam situasi dan ekonomi yang dihadapi umat manusia hari ini, alangkah beruntungnya umat Islam yang mendapat bimbingan daripada ajaran agamanya yang suci supaya tidak mengurus urusan dunia ini dengan kacamata keinginan nafsu semata-mata sebaliknya menjadi pengguna yang bijak , berhemat dan tidak tamak. Jadikanlah sifat qanaah yang mulia ini sebagai senjata untuk menghadapi ujian dan cabaran hidup dunia sementara ini.
terungkai juga persoalan ana tentang perkataan qanaah...hehehe..biasa lah orang kurang vocab..banyak perkataan tak tahu..

Sunday, December 21, 2008

Detik menunggu result...

0 comments



Jam menunjukkan pkul 10.05 pg…ana terbangun dari tidur untuk menopup balik waktu tidor ana…(hehehe)…..berym dengn orang sehingga larut malam… selepas basuh muka ….ana terus menuju ke laptop untuk check result…berdebar……ana trus ke web site uitm…login then pergi ke examination result…tekan2….message keluar (HARAP MAAF……bla2bla2…)…fuh!!….sambil tunggu result dipaparkan,,,ana sempat berym dengan kwn ana…..first kawn kenalan dari frienster…then kwn satu course bg singnal die pun tgh online..berym dengan die juga…sambil2 berym dua kwn ana ....foreingner from Turkey turut online…..tp ym dngan die kejap aje…sambil berym ana sempat mengklik ke website uitm….message yg sama…sabar aje…sembg2…..check lagi….same juga….huh!!(ish tak baik mengeluh mimie)…debaran pasal result dah terliquit dari hati ana……tengah2 berym sorang kwn ana dah sign out…tp kawan same course masih atas talian..(hehehehe online)…berbual2…tak perasan dah jam 11.45…..ana minta izin berundur diri….laptop pun ditutup…..dengan rasa harap2 keputusan dpt diperolehi…hancur punah,…L…

Selepas solat zohor…ana tak putus asa…masih ingin tahu result ana..dalam pukul 1.40 ana online…..aduh!!...same juga….nasib baik ade kawan yg sign in ym…berborak lagi..(hahahaha…berborak aje keje ana..)nie la keje sewaktu cuti..hehehe….sambil2 berym ana link ke blog kawan2 ana dan web site lain..…bace la ape yang patut..sedar2 jam nak dekat kul 3….ana memeg camne klu dah mata nie mangadap laptop susah……lepas tue ana pun sign out…pastu tgk tv….cerita ketabahan (channel oasis)…tengok la sedap cite nie…wah promote lak……cerita tue abis kul 4…lps tue tunggu2 dah azan asar…sembahyang…..

Dalam kul 630 ana tak sedara ade msg dari kwn secourse ana,,…(result dah kuar…check ar),..tue la msg yg terpapar dari screen hp 3310 ana…ana terus access internet…..time nak tunggu boleh login tue ana rase boleh mengait abis satu baju..(heheheh perumpamaan aje tak le selama itu)….bile dah terpapar slip result…ana tercari2 mane pointer nye….rupe2 nye kat petak bawah sekali….YA ALLAH…hanya KAU sahaja YA RABB tahu perasan hamba Mu ini ketika itu….sedih rase nye sehingga berlenang air mata(tanda berssyukur)…syukur sangat2….Alhamdulilllah..ana terus menuju ke luar untuk mencari ibu yg sedang mengemas di luar rumah…ana merenung seketila wajah ibu ….YA ALLAH nie la hasil didikan ibu ..memberi sokongan yang penting kasih sayang tak terkira pada ana..ana bagi tahu keputusan ana...ana terus memeluk erat ibu ana...sambil meluahkan apa yang patut..

Lagi 5 minit kul 7…ayah ana pulang dari kerja…terus menuju kearah ayah ana…terus memluk tanda terima kasih.. .niat nak bagi tahu keputusan tapi takpe ar…tolong angkat barang aje,,,..kebetula masa tue ibu ana ada sekali…ana ckp dengan ibu ..”ma ckp aje la…”(sambil muka ana tersenyum)…sambil ana berjalan menuju ke rumah…”mimie tahniah!!”,jeritan suara macho dari ayah ana…(hehehhe)…ana terus tersenyum…J…..

Ok sampai di situ sahaja coretan dari ana….yang buruk datang dari ana,yang baik datang dari ALLAH SWT…illalliqa’…

Wednesday, December 17, 2008

Result!!!!!????.....

0 comments

Huh!!! Debar rase nye….macam nak gugur semua organ……..buat semua tak kena……tengah solat pun terpikir2 pasal result…MasyaAllah….lemah nye diri nie….takpe azab Allah lagi menakutkan…….(tenang mimie tenang) nie sume ujian dunia…….kita fikir kan berganda-ganda ketakutan kanak-kanak dan bayi-bayi yang innocent di Palestin..berhadapan dengan maut…dijanjikan ALLAH syurga bagi mereka..….SUBHANNAALLAH…YA RAHMAN Ya RAHIM….


GN..(";)

 

My Soul Copyright © 2008 Black Brown Art Template by Ipiet's Blogger Template